Juara Asia dari Pasuruan: Anjani Dwi Aprilia Resmi Jadi Andalan Indonesia di SEA Games

  • Home
  • Pasuruan
  • Juara Asia dari Pasuruan: Anjani Dwi Aprilia Resmi Jadi Andalan Indonesia di SEA Games
Pasuruan

PASURUAN – Siapa sangka, olahraga bola besi asal Prancis, petanque, kini memiliki bintang baru di Indonesia, dan ia lahir dari sebuah rasa penasaran. Anjani Dwi Aprilia (22), atlet asal Kota Pasuruan, berhasil mengubah rasa ingin tahu di bangku SMP menjadi tiket menuju panggung internasional. Kini, ia siap mengibarkan bendera Merah Putih sebagai salah satu andalan Indonesia di ajang SEA Games 2025.

Anjani, yang sebelumnya aktif di berbagai cabor seperti tenis meja dan tolak peluru, mengaku mencoba petanque—olahraga yang sangat asing di Pasuruan—hanya karena penasaran. “Saya tidak tahu petanque itu apa… Karena penasaran, saya sempat mencoba,” kenang Anjani, Minggu (7/12/2025).

Jalan kariernya baru terbuka lebar setelah ia masuk SMK dan menjadikan petanque sebagai fokus utamanya.

Emas Perdana Indonesia di Asia Diraih Anjani

Mahasiswi Unesa ini tidak butuh waktu lama untuk membuktikan bakatnya. Setelah debutnya di PON Aceh-Sumut dengan menyumbang Emas dan Perak, Anjani mencetak sejarah yang lebih besar di tingkat global:

  • Asia Cup Taiwan: Anjani meraih Juara 1 di nomor single, mengamankan medali emas pertama bagi Indonesia di kejuaraan Asia petanque.
  • Kejuaraan Internasional: Ia juga menorehkan Juara 2 di Kejuaraan Internasional Malaysia dan World Cup Thailand, bahkan berhadapan langsung dengan mantan juara dunia dari Thailand.

Poin Tertinggi Antar ke Kontingen Elit SEA Games

Rentetan prestasi fantastis tersebut mengukuhkan posisi Anjani sebagai atlet putri petanque peringkat satu Indonesia berdasarkan skor poin nasional. Status inilah yang secara otomatis membawanya masuk dalam kontingen elit Indonesia untuk SEA Games 2025.

“Alhamdulillah, saya dipanggil karena poin saya saat ini yang tertinggi di antara atlet putri Indonesia,” ujar Anjani bangga.

Menjelang debutnya di pesta olahraga Asia Tenggara tersebut, Anjani kini fokus mempersiapkan mental, fisik, dan teknik. Ia membawa target tunggal: medali, demi mendukung target nasional 80 medali emas yang dicanangkan Menpora Erick Thohir.

Kisah Anjani Dwi Aprilia menjadi inspirasi nyata bahwa hasrat dan kerja keras dapat mengantarkan seorang atlet dari lapangan sekolah yang sederhana menuju panggung internasional. (Admin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *