Solusi Cerdas BRIN: ‘Asisten Guru AI Kontekstual’ Diluncurkan, Jembatani Kesenjangan Guru dan Siswa dalam Menguasai Teknologi!

  • Home
  • Pendidikan
  • Solusi Cerdas BRIN: ‘Asisten Guru AI Kontekstual’ Diluncurkan, Jembatani Kesenjangan Guru dan Siswa dalam Menguasai Teknologi!
Pendidikan

JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi meluncurkan sebuah inovasi di bidang pendidikan, yakni aplikasi Kecerdasan Buatan (AI) bernama “Asisten Guru AI Kontekstual”. Aplikasi ini dirancang khusus untuk memberdayakan guru, yang selama ini dinilai kurang cakap dalam memanfaatkan teknologi AI dibandingkan siswa mereka.

Inovasi ini, yang dikembangkan Pusat Riset Pendidikan BRIN, bertujuan memberikan pendampingan praktis agar guru dapat dengan mudah mengintegrasikan AI ke dalam proses belajar mengajar.

Kunci Penguasaan AI: Prompting Otomatis dan Sederhana

Menurut Dr. Syahrul Ramadhan (Peneliti BRIN), salah satu kendala terbesar guru adalah ketidakmampuan merangkai prompting (perintah instruksi) yang efektif. Aplikasi ini hadir sebagai solusi utama dengan menyediakan fitur prompting sebanyak-banyaknya secara otomatis sesuai kebutuhan bidang ajar.

“Di dalam asisten guru ini, prompting-nya sudah disediakan sebanyak-banyaknya sesuai dengan kebutuhan mereka dalam pembelajaran dan pemilihan,” jelas Syahrul pada Diseminasi Hasil Riset 2025 (12/11/2025).

Dengan fitur ini, guru tidak perlu lagi bersusah payah merangkai perintah yang rumit, karena aplikasi telah menyediakannya secara kontekstual, sehingga guru dapat fokus pada esensi materi ajar.

Fitur Lengkap Kompatibel dengan Kurikulum Merdeka

Aplikasi ini tidak hanya fokus pada prompting, tetapi juga dilengkapi berbagai fitur fungsional yang relevan dengan regulasi pendidikan terbaru, termasuk Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka:

  • Asisten Guru Pembelajaran: Membantu guru dalam mengembangkan modul ajar.
  • Asisten Guru Lesson Plan: Berfungsi untuk membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
  • Tanya AI: Membantu guru memahami informasi spesifik dan mendalam (misalnya, dalam pembelajaran IPA).

Pengembangan AI ini menggunakan pendekatan tiga pilar: AI in learning, AI for learning, dan AI as learning. Syahrul menjamin bahwa aplikasi ini akan terus diperbarui agar selalu relevan dengan regulasi pendidikan terbaru di Indonesia. (Admin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *