JAKARTA – Pasar pangan nasional menunjukkan volatilitas yang mengkhawatirkan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia (9/12/2025, pukul 12.00 WIB) mengindikasikan lonjakan harga yang signifikan pada bumbu dapur utama, memicu kekhawatiran adanya tekanan inflasi.

Kenaikan Mengerikan di Kelompok Bumbu Dapur

Kelompok bumbu dapur menjadi penyumbang gejolak harga paling mencolok, membuat biaya pengeluaran rumah tangga melonjak:

Cabai Rawit Merah Pimpin Lonjakan Harian

Meskipun beberapa jenis cabai besar dan keriting menunjukkan penurunan harga, segmen cabai rawit justru mencatatkan kenaikan tertinggi harian:

Beras Relatif Terjaga

Di tengah gejolak harga bumbu dapur, harga kelompok beras utama relatif stabil. Beras kualitas medium I dan medium II tercatat tidak berubah, masing-masing berada di Rp15.850 dan Rp15.700 per kilogram.

Kenaikan harga yang tajam pada komoditas utama seperti bawang merah dan cabai rawit menjadi tantangan mendesak bagi pemerintah untuk segera menstabilkan pasokan dan mengendalikan gejolak harga di pasar tradisional. (Admin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *